Pengertian ISO 14001 perlu diketahui dengan baik ketika ingin mengenal sistem manajemen lingkungan. Bukan hanya pengertiannya saja, pahami juga tujuan hingga keuntungannya sebaik mungkin. Terlebih lagi bagi perusahaan atau siapa saja yang pernah menekuni bisnis.
Mengingat, kegiatan operasional bisnis seringkali berdampak terhadap lingkungan. Dampaknya tidak hanya positif saja, melainkan juga ada negatifnya. Perihal informasi selengkapnya, bisa menyimak uraian di bawah ini.

Pengertian ISO 14001 dalam Sistem Manajemen Lingkungan
Untuk lebih mengenal ISO 14001, hal pertama yang perlu kita ketahui adalah pengertiannya. ISO 14001 adalah standar lingkungan yang bersifat sukarela.
Standar ini biasanya digunakan oleh perusahaan atau organisasi yang ingin menerapkan, mempertahankan, atau menyempurnakan sistem manajemen lingkungan mereka. Selain itu, sertifikasi ISO 14001 juga sering digunakan untuk menunjukkan kepada pihak lain bahwa sistem manajemen lingkungan suatu perusahaan sudah sesuai dengan standar yang berlaku.
Banyak juga pebisnis yang memanfaatkan standar ini untuk memperoleh sertifikat. Dari pengertian ini, kita bisa menyimpulkan bahwa ISO 14001 memiliki peran yang sangat penting bagi perusahaan dan pebisnis.
Standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan, yaitu ISO 14001 dan ISO 14004, diterbitkan pada bulan September 1996. Standar ini kemudian diadopsi oleh pemerintah Indonesia ke dalam Standar Nasional Indonesia (SNI), dengan SNI-19-14001-1997 untuk ISO 14001 dan SNI-19-14004-1997 untuk ISO 14004.
ISO 14001 adalah sistem manajemen lingkungan yang berisi spesifikasi persyaratan dan panduan untuk penerapannya. Sedangkan ISO 14004 memberikan panduan umum mengenai prinsip, sistem, dan teknik-teknik pendukung dalam sistem manajemen lingkungan.
Baca juga : Jasa pengurusan sertifikasi ISO 37001
Elemen ISO 14001
ISO 14001 dikembangkan berdasarkan konsep Total Quality Management (TQM) yang berfokus pada aktivitas PDCA (Plan – Do – Check – Action). Oleh karena itu, elemen-elemen utama dalam Sistem Manajemen Lingkungan (EMS) mengikuti prinsip PDCA, yang kemudian dipecah menjadi enam prinsip dasar EMS, yaitu:
- Kebijakan (dan komitmen) lingkungan
- Perencanaan
- Penerapan dan operasi
- Pemeriksaan dan tindakan koreksi
- Tinjauan manajemen
- Penyempurnaan terus-menerus
Tujuan ISO 14001
Dari pengertian, kini kita beralih ke tujuan ISO 14001. Standar ISO 14001 memiliki sejumlah tujuan yang tidak kalah penting untuk dipahami. Berikut beberapa diantaranya.
Memastikan Bisnis Memenuhi Komitmen Atas Lingkungan
Salah satu tujuan dari ISO 14001 adalah untuk memastikan bahwa proses dalam menciptakan produk atau layanan selama menjalankan bisnis sudah memenuhi komitmen terhadap lingkungan. Hal ini terutama berkaitan dengan pemenuhan peraturan dan perundang-undangan di bidang lingkungan.
Selain itu, tujuan ISO 14001 juga mencakup upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Dalam memastikan bahwa bisnis memenuhi komitmen terhadap lingkungan, standar ini juga menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan.
Mematuhi Peraturan Lingkungan
ISO 14001 juga bertujuan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan. Hal ini karena standar ini dapat membantu mengidentifikasi dan mematuhi peraturan lingkungan yang relevan. Dengan demikian, ISO 14001 memastikan bahwa kegiatan operasional bisnis sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Membantu Mengendalikan Masalah Lingkungan
Tujuan lain dari ISO 14001 adalah untuk membantu organisasi mengidentifikasi, memantau, mengelola, dan mengendalikan masalah lingkungan. Pengendalian masalah lingkungan ini dilakukan dengan pendekatan yang holistik, yaitu melihat secara menyeluruh dan terintegrasi.
Meningkatkan Efisiensi
ISO 14001 juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi. Dalam hal ini, standar tersebut bisa mengidentifikasi peluang yang berguna untuk meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya maupun meminimalisir biaya operasional. Hal ini terjadi lewat praktik yang lebih berkelanjutan.
Meminimalisir Dampak Lingkungan
Adanya penerapan standar ISO 14001 nyatanya juga bisa meminimalisir dampak lingkungan. Hal ini karena standar tersebut bertujuan untuk identifikasi aspek lingkungan yang berasal dari kegiatan operasional bisnis.
Kegiatan tersebut seperti halnya pemakaian energi, emisi dan pengelolaan limbah. Setelah itu, akan lanjut merencanakan tindakan dalam meminimalisir dampak negatifnya.
Meningkatkan Kinerja Lingkungan
Tak banyak yang menyadari bahwa ternyata standar ISO 14001 juga bertujuan dalam meningkatkan kinerja lingkungan. Standar ini bisa mengukur sekaligus memantau kinerja lingkungan untuk mencapai target dalam pengurangan dampak negatifnya.
Keuntungan ISO 14001
Dengan pengertian dan tujuan tadi, organisasi, perusahaan atau pebisnis yang menerapkan standar ISO 14001 bisa merasakan sejumlah keuntungan. Langsung saja, berikut beberapa diantaranya.
Menghemat Biaya
Salah satu keuntungan dalam menerapkan standar ISO 14001 yaitu bisa menghemat biaya. Hal ini karena standar ISO 14001 tersebut mampu memakai sumber daya secara efisien dan meminimalisir limbah. Organisasi yang memanfaatkannya juga bisa meminimalisir biaya operasional dalam jangka panjang.
Meningkatkan Keterlibatan Semua Pihak
Berkat standar ISO 14001 ini, semua pihak dalam perusahaan maupun organisasi juga bisa ikut terlibat. Hal ini tidak terkecuali dengan meningkatkan keterlibatan karyawan dan kepemimpinan.
Menaikkan Citra Perusahaan
Keuntungan lainnya dari penerapan standar ISO 14001 ialah bisa menaikkan citra perusahaan. Hal ini karena standar ISO 14001 tersebut berperan penting sebagai alat promosi sehingga memperlihatkan betapa berkualitasnya perusahaan atau organisasinya.
Inovasi
Standar ISO 14001 senantiasa fokus terhadap manajemen risiko lingkungan. Standar ini juga mampu meningkatkan kinerja lingkungan sehingga mendorong inovasi produk maupun proses secara berkelanjutan. Perusahaan pun bisa lebih mudah untuk berinovasi.
Usai menyimak uraian di atas, tentu bisa memahami sekaligus mengenal lebih dekat pengertian ISO 14001. Selain itu, juga bisa tahu apa tujuan dan keuntungan menerapkan standar ISO 14001 tersebut.
